Konservasi Pohon Kolaboratif di Aceh Barat Sukses, Dorong Sinergi Lintas Lembaga Jaga Lingkungan

 Konservasi Pohon Kolaboratif di Aceh Barat Sukses, Dorong Sinergi Lintas Lembaga Jaga Lingkungan

Meulaboh, HabaBerita.com — Kegiatan konservasi pohon kolaboratif yang digagas oleh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI bersama LSM Bumoe Indatu Ceudah sukses dilaksanakan di kawasan Masjid Agung Baitul Makmur, Aceh Barat, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini melibatkan sekitar 80 peserta dari berbagai unsur, di antaranya BAKORNAS LEPPAMI PB HMI, LSM Bumoe Indatu Ceudah, FORHATI Daerah Aceh Barat, PT Magellanic Garuda Kencana (MGK), Barisan Rakyat Aceh (BARA), Maritim Muda Nusantara (MMN) Aceh Barat, influencer dan konten kreator lokal, Lembaga Penyiaran Publik RRI Meulaboh, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Syariat Islam Aceh Barat.

Koordinator Wilayah (Korwil) Aceh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Tonicko Anggara, menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kolaborasi lintas lembaga dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

“Kolaborasi nyata seperti ini harus terus dirawat agar keberpihakan terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan memberi dampak berkelanjutan bagi kehidupan,” ujar Tonicko.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya LSM Bumoe Indatu Ceudah sebagai mitra utama dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Bumoe Indatu Ceudah yang telah menjadi mitra luar biasa. Ini adalah langkah nyata dalam menjaga bumi demi keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Maritim Muda Nusantara (MMN) Kabupaten Aceh Barat, Muhammad Fikran, menilai kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif lintas sektor dalam menjaga kelestarian alam.

Menurutnya, konservasi lingkungan tidak hanya terbatas pada wilayah daratan, tetapi juga perlu diperluas hingga ke kawasan pesisir dan laut.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya menjaga kelestarian di darat, tetapi juga berlanjut pada upaya menjaga ekosistem pesisir dan laut di Aceh Barat,” ujar Fikran.

Ia menambahkan, kegiatan ini mencakup pembersihan area, perawatan tanaman, serta pemangkasan pohon guna menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Fikran juga mengapresiasi pelibatan berbagai elemen dalam kegiatan tersebut, yang dinilai sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan yang asri dan berkelanjutan.

“Tidak ada kata terlambat untuk menjaga bumi. Mari bersama-sama merawat dan melindungi lingkungan demi masa depan generasi mendatang,” tutupnya. (*)

Redaksi

http://hababerita.com

Lihat Dunia Lebih Dekat

Related post