PC PERTI Nagan Raya Laksanakan Milad ke-98 Tahun
Suka Makmue, HabaBerita.com – Pengurus Cabang Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PC PERTI) Kabupaten Nagan Raya melaksanakan peringatan Milad PERTI ke-98 tahun dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat peran organisasi dalam pembinaan umat dan pendidikan Islam di daerah.
Ketua PC PERTI Nagan Raya, Tgk Herman Suriadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia ke-98 tahun merupakan perjalanan panjang bagi PERTI dalam mengabdi kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial keagamaan.
Menurutnya, PERTI harus terus menjaga semangat perjuangan para ulama terdahulu serta memperkuat kontribusi organisasi dalam membangun generasi muda yang berakhlak dan berilmu.
“Milad ke-98 ini bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan pengabdian kepada umat. PERTI harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi yang menjaga pendidikan Islam, akhlak, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar Tgk Herman Suriadi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Pembinaan PC PERTI Nagan Raya, Said Johar, SP, yang dalam kesempatan itu menjelaskan sejarah lahirnya Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI). Ia menyampaikan bahwa PERTI berdiri pada tahun 1928 di Candung, Sumatera Barat, sebagai bentuk persatuan ulama dan tokoh pendidikan Islam yang ingin mempertahankan sistem pendidikan surau dan madrasah berbasis Ahlussunnah wal Jamaah.
Menurut Said Johar, pada masa itu para ulama melihat pentingnya membangun organisasi yang mampu menjaga akidah, tradisi keilmuan Islam, serta memperkuat pendidikan umat di tengah perubahan sosial dan perkembangan pemikiran modern. Dari semangat tersebut lahirlah Persatuan Tarbiyah Islamiyah yang kemudian berkembang menjadi salah satu organisasi Islam besar yang fokus pada pendidikan, dakwah, dan pembinaan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa PERTI didirikan oleh para ulama besar Minangkabau, di antaranya Syekh Sulaiman Arrasuli atau yang lebih dikenal dengan Inyiak Canduang. Para pendiri PERTI memiliki perhatian besar terhadap keberlangsungan pendidikan Islam tradisional agar tetap mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar ajaran Islam.
Pada masa awal berdirinya, PERTI berkembang melalui jaringan surau dan madrasah di berbagai wilayah Sumatera Barat, kemudian meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Organisasi ini dikenal aktif dalam membangun lembaga pendidikan Islam yang mengajarkan ilmu agama, akhlak, adab, serta membentuk karakter generasi muda yang cinta terhadap agama dan bangsa.
Selain bergerak di bidang pendidikan, PERTI juga memiliki kontribusi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui peran para ulama dan tokohnya yang aktif membangkitkan semangat perjuangan masyarakat melawan penjajahan. Banyak tokoh PERTI yang terlibat dalam perjuangan sosial, dakwah, hingga mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Karena itu, menurut Said Johar, semangat perjuangan dan pengabdian para ulama terdahulu harus terus diwariskan kepada generasi penerus agar PERTI tetap menjadi organisasi yang kuat, berwibawa, dan dekat dengan masyarakat.
“PERTI lahir dari semangat persatuan ulama dan kecintaan terhadap pendidikan Islam. Nilai-nilai perjuangan itu harus terus kita jaga dan kita lanjutkan demi kemajuan umat dan daerah,” ujar Said Johar.
Hadir Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Dr. Said Syahrul Rahmad, S.H., M.H., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Milad ke-98 tersebut. Ia berharap PERTI terus menjadi organisasi yang mampu melahirkan kader-kader terbaik umat serta tetap istiqamah dalam menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Menurutnya, tantangan zaman saat ini membutuhkan peran organisasi Islam yang tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu membina generasi muda agar memiliki akhlak, wawasan, dan kepedulian sosial yang baik.
“Kita berharap PERTI terus menjadi perekat umat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, terutama dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pembinaan generasi muda Islam,” katanya.
Kegiatan Milad ke-98 PERTI berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan organisasi serta keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Nagan Raya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BKPRMI Nagan Raya, Husen, beserta sejumlah tokoh agama, pengurus PERTI, dan masyarakat yang ikut memeriahkan peringatan Milad ke-98 PERTI tersebut