Ungkap Kasus Pembunuhan di Tadu Raya, Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya Apresiasi Kinerja Polres
Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya, Dr. Said Syahrul Rahmad, S.H.,M.H. (Dok : Istimewa)
Suka Makmue, HabaBerita.com — Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya, Said Syahrul Rahmad, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya, khususnya Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim), atas keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Tadu Raya.
Kasus tersebut sebelumnya sempat menggemparkan masyarakat setelah ditemukannya seorang pria berinisial TP, 25 tahun, dalam kondisi tidak bernyawa di jalan perkebunan kelapa sawit milik warga di Desa Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, pada Senin, 30 Maret 2026, sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diketahui merupakan seorang petani yang berdomisili di Desa Babah Dua, kecamatan yang sama.
Setelah melakukan penyelidikan intensif selama 11 hari, tim Operasional (Opsnal) Sat Reskrim Polres Nagan Raya berhasil mengamankan pelaku berinisial AM, 46 tahun, seorang wiraswasta yang juga merupakan warga Desa Sarah Mantok, Kecamatan Tadu Raya.
Pelaku ditangkap pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 17.30 WIB di Dusun II Desa Cimahi, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal, setelah tim memperoleh informasi akurat terkait keberadaan pelaku yang bersembunyi di area perkebunan kelapa sawit milik warga.
Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya dan selanjutnya dibawa ke Polres Nagan Raya guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dalam keterangannya, Said Syahrul Rahmad menilai keberhasilan ini sebagai cerminan profesionalisme, ketangguhan, serta dedikasi aparat kepolisian dalam mengungkap kasus secara cepat, tepat, dan terukur.
“Keberhasilan ini patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menegakkan hukum. Kami dari DPRK Nagan Raya mendukung penuh langkah kepolisian dalam menuntaskan kasus ini hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian, serta terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan bahwa penyidik masih terus mendalami motif pelaku serta melengkapi alat bukti guna memperkuat proses hukum selanjutnya. (*)