Perkuat kerjasama, Prodi Manajemen Dakwah UIN Ar-Raniry gelar Raker

 Perkuat kerjasama, Prodi Manajemen Dakwah UIN Ar-Raniry gelar Raker

Banda Aceh, HabaBerita.com – Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh gelar rapat kerja perdana pada Jumat, (23/2/2024).

Rapat kerja yang berlangsung di aula lantai dua Fakultas Dakwah dan Komuniksi itu mengusung tema ‘Membangun Kolaborasi Sebagai Wujud Kemajuan Bersama’.

raker tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan fakultas, alumni, mahasiswa juga lembaga mitra seperti Dinas Pariwisata, Dinas Syariat Islam, Baitul Mal, Kanwil Aceh dan Kemenag Banda Aceh,Travel Abu Siraj, Tabarak dan Iskandaria serta sejumlah Badan Pengurus Masjid (BKM) yang ada di Banda Aceh.

Ketua Prodi Manajemen Dakwah, Dr. Sakdiah menyampaikan, tujuan dilaksanakan raker untuk menghimpun seluruh pandangan dari berbagai stakeholder serta pengguna lulusan, dalam merespon perkembangan keilmu-pengetahuan era 5.0.

“Usulan serta diskusi yang dilakukan dalam raker tersebut dapat dijadikan sebagai arah dan strategi pengembangan prodi MD kedepan” ungkap Sakdiah.

Sebagai mana visi dan misi prodi, Sakdiah berharap Manajemen Dakwah dapat menjadi prodi yang unggul, profesional dan handal dalam pengembangan keilmuan yang integratif dalam upaya menghasilkan tenaga pengajar serta praktisi dalam bidang manajemen yang moderen berbasis keislaman.

“Prodi Manajemen Dakwah banyak menerima masukan dan saran yang perlu dilakukan untuk perubahan dan pengembangan kearah yang lebih baik. Harapannya, prodi MD bisa unggul, mampu meningkatkan nilai-nilai keislaman serta menghasilkan karya-karya ilmiah profesional,” tutur Sakdiah.

Sementara itu, Wakil Dekan I bidang Akademik Dr. Mahmuddin menyampaikan, kegiatan raker harus bisa menciptakan profesionalitas alumni dan kepercayaan mitra terhadap aktualisasi prodi Manajemen Dakwah,  sehingga kedepan teori-teori yang diperoleh dari kampus bisa diimplementasikan.

“kepedannya Prodi MD tidak sebatas implementasi berbasis teori saja, namun juga bisa diaktulisasikan dalam wujud kolaborasi dan peluang kerja bagi mahasiswa setelah lulus dan menjadi alumni,” ujar Mahmuddin. ***

Redaksi

http://hababerita.com

Lihat Dunia Lebih Dekat

Related post