Pengurus HMI Komisariat Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Periode 2024-2025 Resmi dilantik
Banda Aceh, HabaBerita.com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry periode 2024-2025 resmi dilantik.
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Insan Cita HMI Cabang Banda Aceh yang mengusung tema Bergerak Bersama menuju organisasi HMI yang Positif, Progresif dan Partisipatif.
Pelantikan itu merupakan pelantikan kedua kalinya setelah berdirinya HMI Persiapan Komisariat Fakultas Psikologi pada 2022 lalu dan menjadi suatu hal yang baru.
Karena kali pertama melaksanakan pelantikan secara mandiri, dimana pada pelantikan sebelumnya dilaksanakan dengan berkolaborasi dengan beberapa Komisariat di UIN Ar-Raniry dan USK.
Pada pelantikan kali ini, pengurus yang dilantik sejumlah 21 orang dengan Nurul Azkia Salsabila sebagai ketua umum terpilih.
Dalam pelantikan ini juga hadir Senior dan Alumni seperti Kanda Sanusi, Yunda Rasyidah, Sekretaris Umum HMI Cabang Banda Aceh, Kanda Muhammad Rafi Zainal yang mewakili Ketua Umum Cabang.
Tak lupa juga Yunda Fitria Sundari dari Ketua Kohati Cabang Banda Aceh, dan pengurus-pengurus cabang dan komisariat lain sekawasan Cabang Banda Aceh.
Dikesempatan itu, Muhammad Rafi Zainal, mengatakan mewakili Pengurus HMI Cabang Banda Aceh, sangat mengapresiasi pengurus yang terpilih dan mendukung penuh pergerakan HMI Psikologi kedepan dengan harapan akan membawa kemajuan.
Di kesempatan yang sama, Rasyidah juga mengatakan, bahwa beliau melihat perjuangan, jatuh bangunnya kader dalam mendirikan Komisariat, beliau mengatakan Nakhoda yang kuat tidak lahir dari ombak yang tenang, tapi Nakhoda yang baik lahir dari gelombang-gelombang yang besar.
“HMI merupakan kapal yang mengantarkan pada tujuan keislaman dan kebangsaan dan pengurus yang terpilih adalah nakhoda yang membawa setiap bidang yang diemban (melalui ombak-ombak khususnya) kepada tujuan yang sama,” paparnya.
Ia juga mengatakan, untuk mendapatkan pertolongan Allah untuk terlepas dari kemalasan, kapitalisme, dan segala sesuatu yang membuat kita mengurung di zona nyaman adalah menolong agama Allah, salah satu caranya adalah dengan ber-HMI, menolong agama Allah, Besarkan Generasi Islam, melatih kader-kader dan menjadikannya berkarakter melalui HMI itu sendiri.
“Mendirikan Komisariat itu sulit, tapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Sehingga beliau berharap untuk setiap kader yang terpilih untuk selalu berusaha menggandeng lahirnya kader-kader demi tujuan yang positif. (*)