Sekda Aceh Selatan Resmi Dilantik, Tonicko Anggara Harap Visi “Aceh Selatan Maju dan Produktif” Terwujud Secara Konkret
Tapaktuan, HabaBerita.com — Pelantikan Diva Samudra Putra, S.E., M.M. sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Selatan oleh Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, pada Kamis (7/5/2026), mendapat perhatian dari berbagai kalangan.
Salah satu dukungan dan harapan datang dari aktivis Aceh Selatan, Tonicko Anggara, yang menilai kehadiran Sekda definitif diharapkan mampu memperkuat ritme birokrasi dalam mewujudkan agenda pembangunan daerah.
Menurut Tonicko, keberhasilan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kuatnya visi kepala daerah, tetapi juga sejauh mana birokrasi mampu bergerak searah dan seirama dalam menerjemahkan visi tersebut ke dalam program-program nyata yang dirasakan masyarakat.
“Sudah menjadi rahasia umum bahwa seringkali program-program kepala daerah yang berkesesuaian dengan visi dan misi tidak berjalan optimal karena roda pemerintahan yang digerakkan birokrasi belum sepenuhnya mampu bergerak dalam irama yang sama,” ujar Tonicko, Sabtu (9/5/2026).
Ia berharap pelantikan Sekda definitif tersebut menjadi momentum pembenahan internal birokrasi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, terutama dalam menjawab berbagai persoalan administratif serta memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Tonicko menilai jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat daerah bekerja secara terkoordinasi, efektif, dan selaras dengan arah kebijakan kepala daerah.
“Saya tentu berharap banyak kepada Bapak Diva Samudra Putra agar mampu menerjemahkan visi ‘Aceh Selatan Maju dan Produktif’ sebagaimana yang menjadi tagline Bupati dan Wakil Bupati, H. Mirwan dan H. Baital Mukadis, secara baik, konkret, dan terukur,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif, melainkan motor penggerak birokrasi daerah. Sekda memiliki fungsi penting dalam membantu kepala daerah menyusun kebijakan, mengoordinasikan perangkat daerah, memimpin sekretariat daerah, hingga melakukan pembinaan terhadap ASN.
Dengan peran strategis tersebut, Tonicko berharap Sekda yang baru mampu memastikan implementasi setiap kebijakan pemerintah berjalan efektif di lapangan, sekaligus membangun budaya kerja birokrasi yang adaptif, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Pada akhirnya, masyarakat tentu ingin melihat bagaimana cita-cita besar Aceh Selatan yang maju dan produktif benar-benar dapat diwujudkan melalui kerja birokrasi yang solid dan sejalan,” tutup Tonicko. (*)