Salsabila Terpilih Aklamasi Pimpin HMJ SYEI STAIN TDM Periode 2026–2027, Bawa Misi Bangkitkan Organisasi
Meulaboh, HabaBerita.com — Salsabila terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam (HMJ SYEI) STAIN TDM periode 2026–2027.
Terpilihnya Salsabila menandai babak baru bagi organisasi mahasiswa tersebut setelah sempat vakum dan tidak menjalankan aktivitas organisasi secara aktif dalam beberapa waktu terakhir.
Salsabila terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) HMJ SYEI yang digelar pada Rabu (23/9/2026).
Forum tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam untuk menentukan arah kepemimpinan sekaligus masa depan organisasi.
Proses musyawarah berlangsung dinamis. Perbedaan pendapat antarpeserta sempat memicu ketegangan di dalam forum, bahkan suasana di luar ruangan juga sempat memanas.
Meski demikian, seluruh peserta akhirnya tetap berupaya menyelesaikan tahapan musyawarah hingga menghasilkan keputusan bersama.
Setelah melalui pembahasan dan perdebatan yang cukup panjang, forum akhirnya menyepakati Salsabila sebagai Ketua Umum HMJ SYEI periode 2026–2027.
Proses Mubes baru berakhir pada sore hari, menjelang waktu Magrib.
Terpilihnya Salsabila diharapkan menjadi awal kebangkitan HMJ SYEI untuk kembali menjalankan roda organisasi, membangun kebersamaan mahasiswa, serta menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat menunjang pengembangan akademik dan nonakademik mahasiswa.
Dalam kepemimpinannya, Salsabila membawa visi untuk menghidupkan kembali HMJ SYEI sebagai organisasi yang aktif, solid, aspiratif, dan progresif.
Ia juga memiliki tiga misi utama sebagai landasan kepengurusan periode 2026–2027.
Pertama, menghidupkan kembali HMJ SYEI sebagai organisasi yang aktif, solid, serta memiliki arah perjuangan yang jelas.
Kedua, menjadikan HMJ SYEI sebagai wadah aspirasi sekaligus pengembangan potensi mahasiswa melalui kegiatan akademik, intelektual, dan kreativitas.
Ketiga, membangun regenerasi serta tata kelola organisasi yang transparan, kolaboratif, dan berkelanjutan guna memperkuat keberlangsungan HMJ SYEI.
Terpilihnya Salsabila secara aklamasi menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk mengembalikan aktivitas organisasi setelah periode vakum.
Kini, tantangan berikutnya adalah membangun struktur kepengurusan dan menjalankan program kerja yang mampu menjawab kebutuhan mahasiswa Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.
Dengan semangat tersebut, kepengurusan HMJ SYEI periode 2026–2027 diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan. (*)