Pelantikan Pengurus MD KAHMI dan FORHATI Nagan Raya dihiasi berbagai Agenda
Suka Makmue, HabaBerita.com — Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Nagan Raya masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Aula Pendopo Bupati Nagan Raya, Rabu 30 September 2026.
Pelantikan kepengurusan baru tersebut berada di bawah koordinator Presidium Dr. Said Syahrul Rahmad, S.H., M.H.
Prosesi pelantikan dilakukan Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Aceh, Prof. Dr. Syamsul Rijal Sys, B.A., M.Ag., setelah Surat Keputusan kepengurusan dibacakan Sekretaris MW KAHMI Aceh, Dr. Safwan Nurdin, S.E., M.Si.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng memperingati Milad ke-60 KAHMI yang turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nagan Raya dan sejumlah tamu undangan.
Anggota Presidium MD KAHMI Nagan Raya yang dilantik terdiri atas Ir. Samsunan Mahmud, S.T., M.T., Saifundi, S.E., Agus Jalizar, S.H., M.H., Said Arismansyah, S.P., Misnan, S.Pd., M.Si., dan Idayani, S.E., M.Pd.
Pada kesempatan yang sama, Pengurus MD Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Nagan Raya masa bakti 2026–2031 dipimpin Armiati, S.Pd., sebagai Presidium Koordinator. Sekretaris Umum dijabat Rahmi Zalina, S.A.B., sedangkan Bendahara Umum dijabat Eka Muliana, S.A.B.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-60 KAHMI Nagan Raya.
Sehari sebelumnya, Selasa 29 September 2026, panitia menggelar kegiatan sosial berupa sunatan massal bagi anak yatim dan fakir miskin di Klinik Sehati Medika, Ujong Fatihah.
Agenda tersebut sebelumnya telah diumumkan sebagai salah satu rangkaian kegiatan pelantikan dan Milad ke-60 KAHMI.
KAHMI Perkuat Sinergi Alumni dan Pemerintah
Ketua Panitia, Zubir, S.AB., dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tidak berhenti pada prosesi pelantikan. Agenda juga diisi dengan diskusi publik yang menghadirkan kalangan akademisi dan sejumlah unsur terkait dari wilayah Barat-Selatan Aceh.
Diskusi mengangkat tema “Pemuda Tangguh, SDM Unggul, Nagan Raya Maju” dengan melibatkan akademisi, pelajar, mahasiswa serta peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Koordinator Presidium MD KAHMI Nagan Raya, Dr. Said Syahrul Rahmad, S.H., M.H., menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara alumni HMI, pemuda, pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.
Menurut Said, alumni HMI yang tersebar dalam berbagai profesi memiliki potensi untuk memberikan kontribusi melalui gagasan, keahlian, pengalaman dan jejaring yang dimiliki.
“Jika seluruh potensi disatukan, maka menjadi mitra strategis pembangunan daerah,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, KAHMI tidak dimaksudkan untuk mengambil alih tugas pemerintah, tetapi berperan sebagai mitra yang dapat memberikan gagasan, solusi, pengawasan serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Jangan mengambil alih tugas pemerintah, tetapi menjadi partner yang memberikan gagasan, solusi, pengawasan, dan kontribusi nyata,” ujarnya.
Said mengatakan sinergi tersebut diperlukan untuk mendorong terwujudnya Nagan Raya yang mandiri dan madani dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang dimiliki daerah.
Sementara itu, Koordinator Presidium MW KAHMI Aceh, Prof. Dr. H. Syamsul Rijal, M.Ag., menekankan pentingnya peran KAHMI sebagai wadah alumni HMI yang memiliki kapasitas intelektual dan pengalaman di berbagai bidang.
“KAHMI itu berbeda dengan HMI. Ketika mahasiswa kita dididik di HMI, maka setelah menjadi alumni, KAHMI harus mampu mengambil peran di mana pun berada, terutama dalam memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya.
Bupati: KAHMI Memiliki Modal Sosial Besar
Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. (TRK) menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-60 KAHMI sekaligus kepada kepengurusan MD KAHMI Nagan Raya masa bakti 2026–2031 yang baru dilantik.
“Enam dekade perjalanan KAHMI bukanlah waktu yang singkat. Enam puluh tahun merupakan perjalanan panjang yang telah melahirkan banyak tokoh, pemimpin, cendekiawan, profesional, birokrat, akademisi, politisi, pengusaha, serta berbagai elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat,” kata TRK.
Menurutnya, momentum Milad ke-60 KAHMI tidak hanya menjadi peringatan perjalanan organisasi, tetapi juga ruang untuk melakukan refleksi, memperkuat silaturahmi dan memperbarui komitmen dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
TRK menilai KAHMI memiliki modal sosial yang besar karena para alumninya tersebar di berbagai bidang dengan latar belakang keilmuan, profesi dan pengalaman yang beragam.
“Keberadaan KAHMI di Kabupaten Nagan Raya merupakan potensi besar yang dapat terus dikembangkan untuk memberikan gagasan, pemikiran, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga meminta kepengurusan baru menjaga kekompakan, membangun komunikasi dengan berbagai pihak serta merangkul seluruh potensi alumni HMI yang ada di Nagan Raya.
TRK berharap KAHMI dapat menjadi ruang bagi para alumni untuk bertukar pikiran, membangun gagasan, memperkuat jejaring dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Pemkab Buka Ruang Kolaborasi
TRK mengatakan tema “Sinergitas KAHMI dalam Mewujudkan Nagan Raya Mandiri dan Madani” relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Menurutnya, kemandirian daerah bukan berarti berjalan sendiri tanpa dukungan pihak lain. Kemandirian perlu dibangun melalui kemampuan mengelola potensi daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat perekonomian masyarakat, mengembangkan inovasi serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
Sementara masyarakat madani, kata dia, diarahkan pada kehidupan masyarakat yang berakhlak, berilmu, berbudaya, menjunjung nilai agama, memiliki kepedulian sosial serta mampu hidup dalam suasana aman, tertib, harmonis dan saling menghargai.
“Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRK, Forkopimda, ulama, akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, pemuda, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat,” kata TRK.
Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terbuka terhadap kritik, saran dan gagasan konstruktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk KAHMI.
“Kritik yang disampaikan secara konstruktif akan menjadi energi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
TRK turut menyinggung sejumlah tantangan pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, pelayanan kesehatan, peningkatan kapasitas aparatur, transformasi digital hingga pemberdayaan generasi muda.
Karena itu, ia berharap KAHMI Nagan Raya dapat menjadi salah satu ruang lahirnya gagasan pembangunan yang inovatif, realistis dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Mari kita bangun budaya kolaborasi, bukan sekadar kompetisi; budaya memberikan solusi, bukan hanya mengkritisi; serta budaya bekerja bersama untuk kepentingan masyarakat dan daerah,” kata TRK.
Ampon Bang Soroti Kontribusi Alumni HMI
Rangkaian kegiatan juga diisi stadium general yang menghadirkan Anggota DPR RI Drs. H. T. Zulkarnaini atau Ampon Bang sebagai pemateri.
Dalam paparannya, Ampon Bang menyampaikan sejumlah pengalaman terkait perjalanan pembangunan dan periodisasi kepemimpinan daerah, termasuk berbagai terobosan dalam perkembangan wilayah Nagan Raya.
Ia juga menyoroti kiprah alumni HMI yang telah berkontribusi di berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, alumni HMI telah tersebar di berbagai sektor, termasuk pemerintahan hingga tingkat nasional.
Ampon Bang mengajak KAHMI dan seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi serta saling memberikan pemikiran bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi perlu dibangun secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir, sehingga gagasan dan potensi yang dimiliki berbagai pihak dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan Nagan Raya.
Dihadiri Forkopimda dan Kalangan Akademisi
Pelantikan MD KAHMI Nagan Raya masa bakti 2026–2031 tersebut turut dihadiri Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., Wakil Bupati Raja Sayang, Ketua DPRK Nagan Raya Mohd. Rizki Ramadhan, Anggota DPR RI H.T. Zulkarnaini Ampon Bang, Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Prof. Dr. Syamsuar, M.Ag., perwakilan Rektor Universitas Teuku Umar Dr. Syahril, unsur Forkopimda Nagan Raya serta pengurus KAHMI dari sejumlah kabupaten tetangga.
Pelantikan tersebut menjadi awal bagi kepengurusan MD KAHMI Nagan Raya periode 2026–2031 untuk menjalankan mandat organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi internal dan kontribusi alumni HMI dalam kehidupan sosial, pendidikan dan pembangunan daerah.
Melalui penguatan sinergi antara alumni, pemerintah, akademisi, pemuda dan masyarakat, KAHMI Nagan Raya mendorong ruang kolaborasi yang konstruktif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah. (*)