Perkuat Fondasi Kepemimpinan Pengurus Baru, HMI Tarbiyah UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading Bertema Artificial Intelligence

 Perkuat Fondasi Kepemimpinan Pengurus Baru, HMI Tarbiyah UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading Bertema Artificial Intelligence

Banda Aceh, HabaBerita.com – Sebagai upaya membangun kepengurusan yang adaptif dan berkualitas, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar kegiatan Upgrading bagi jajaran Pengurus HMI dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Periode 2026–2027 di Aula Insan Cita HMI Cabang Banda Aceh, Sabtu 27/6/2026.

Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan awal bagi pengurus untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperkokoh soliditas organisasi, serta meningkatkan kesiapan kader dalam menghadapi tantangan era Artificial Intelligence (AI).

Mengangkat tema “Transformasi Kepemimpinan HMI dalam Menghadapi Tantangan Era Artificial Intelligence (AI) melalui Penguatan Nilai Keislaman, Keindonesiaan, dan Keilmuan,” kegiatan menghadirkan Akrimy, S.Pd., M.Pd. sebagai pemateri, dengan Rasni Nabil Sembiring bertindak sebagai moderator. Forum ini menjadi wadah bagi para pengurus untuk memperdalam pemahaman mengenai kepemimpinan yang mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasar perjuangan HMI.

Dalam pemaparannya, Akrimy menjelaskan bahwa perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, kader HMI harus mampu menjadikan teknologi sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas berpikir, produktivitas, dan inovasi, sekaligus tetap menjaga integritas, moralitas, serta daya kritis sebagai insan akademis.

“Artificial Intelligence bukan ancaman jika kita mampu memanfaatkannya dengan bijak. Tantangan terbesar kader HMI bukan hanya menguasai teknologi, tetapi juga menjaga integritas, moralitas, dan daya kritis dalam menghadapi perubahan zaman,” ujar Akrimy.

Ia juga berharap kader HMI mampu melahirkan berbagai karya dan inovasi yang memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab sehingga organisasi mampu terus berkembang di tengah perubahan zaman.

“Melalui kegiatan Upgrading ini, saya berharap kader HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan mampu menciptakan produk, inovasi, dan karya yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence. Dengan demikian, HMI tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan,” tambahnya.

Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh Periode 2026–2027, Fuaddatun Najmi, menyampaikan bahwa Upgrading merupakan ikhtiar awal untuk membentuk kepengurusan yang solid, profesional, dan memiliki orientasi pengabdian.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Kepemimpinan yang kuat lahir dari proses belajar, kebersamaan, dan komitmen untuk terus bertumbuh demi kemajuan HMI serta kemanfaatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusias melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Melalui Upgrading ini, HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk membangun kepemimpinan kader yang visioner, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan.

Yakin Usaha Sampai. (*)

Redaksi

http://hababerita.com

Lihat Dunia Lebih Dekat

Related post