HMI Cabang Meulaboh Desak Pengawasan ketat dan evaluasi Total MBG: Jangan Ada Korupsi di Balik Program Gizi Anak
Meulaboh, HabaBerita.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh secara tegas mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan ketat serta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Desakan ini menyusul maraknya dugaan penyimpangan tata kelola anggaran program tersebut di sejumlah daerah.
Ketua Umum HMI Cabang Meulaboh, Anwar Efendi, menegaskan tiga tuntutan utama:
1. Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu
HMI sepenuhnya mendukung langkah penegakan hukum terhadap setiap indikasi penyimpangan dalam Program MBG. Jika ditemukan bukti penyalahgunaan anggaran, aparat wajib bertindak tegas, tanpa pandang bulu, dan tidak melewatkan siapa pun yang terlibat.
2. Perluas Penyidikan dan Audit ke Seluruh Daerah, Khususnya Aceh Barat
HMI mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung sekaligus mendesak agar penyidikan dugaan korupsi Program MBG diperluas. Audit wajib dilakukan terhadap mitra pelaksana dan pengelola program di berbagai daerah, terutama di Aceh dan secara spesifik Kabupaten Aceh Barat.
3. Seluruh Pengelola Dapur MBG Wajib Profesional dan Transparan
Anwar Efendi memperingatkan keras seluruh pemilik yayasan dan pengurus dapur MBG agar tidak bermain-main dengan anggaran negara yang berasal dari uang rakyat. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kualitas pelayanan, bukan keuntungan sepihak.
“Jangan sampai hak gizi masyarakat dikurangi hanya karena lemahnya integritas pengelola. Program ini menyangkut masa depan generasi bangsa, bukan ladang kepentingan,” tegas Anwar.
HMI juga mengingatkan pemerintah:
Jangan hanya sibuk dengan aspek seremonial. Sistem pengawasan di tingkat pelaksana harus diperkuat dengan audit berkala terhadap mitra dapur guna mencegah potensi penyimpangan sejak dini. (*)