ISTAGAL dan Relawan Jogja Nyengkuyung Sumatra Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Gayo Lues

 ISTAGAL dan Relawan Jogja Nyengkuyung Sumatra Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Gayo Lues

Blangkejeran, HabaBerita.com – Ikatan Santri Tanoh Gayo Lues (ISTAGAL) berkolaborasi dengan relawan Jogja Nyengkuyung Sumatra menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, pada Jumat 6 Maret 2026.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di salah satu titik distribusi di wilayah Kabupaten Gayo Lues dengan melibatkan para santri, relawan, serta masyarakat setempat. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya yang dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sejak pagi hari, para relawan bersama anggota ISTAGAL telah mempersiapkan paket bantuan melalui proses pengemasan serta pendataan warga penerima manfaat. Setelah itu, bantuan disalurkan secara langsung kepada masyarakat yang telah berkumpul di lokasi kegiatan.

Proses distribusi bantuan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Semangat gotong royong terlihat jelas dari kerja sama antara para santri, relawan, dan masyarakat yang turut membantu kelancaran kegiatan tersebut.

Antusiasme masyarakat juga tampak selama kegiatan berlangsung. Sejumlah warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bagi sebagian warga, bantuan sembako tersebut sangat membantu meringankan kebutuhan rumah tangga yang masih terdampak kondisi pascabencana.

Sebagaimana diketahui, kondisi Aceh, khususnya wilayah Gayo Lues, hingga saat ini belum sepenuhnya pulih dari dampak bencana yang melanda beberapa daerah di Pulau Sumatra. Meski aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan, masih terdapat warga yang mengalami kesulitan ekonomi serta keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok.

Ketua Umum ISTAGAL, Tgk. Budiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian para santri terhadap kondisi masyarakat di daerah asal mereka.

“Sebagai bagian dari masyarakat Gayo Lues, para santri memiliki tanggung jawab moral untuk ikut hadir membantu masyarakat. Bencana yang terjadi beberapa waktu lalu masih meninggalkan dampak bagi sebagian warga. Karena itu kami dari ISTAGAL berupaya berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan bantuan yang dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan relawan dari luar daerah menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan yang sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris ISTAGAL, Tgk. Farhan, menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa saudara-saudara kita di Gayo Lues masih membutuhkan perhatian. Kondisi Aceh, khususnya di beberapa wilayah pedalaman, belum sepenuhnya pulih. Masih banyak warga yang merasakan dampak dari bencana yang terjadi. Karena itu kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dengan dukungan berbagai pihak,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang telah bersedia datang dan bekerja sama dengan para santri ISTAGAL dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Perwakilan relawan Jogja Nyengkuyung Sumatra, Ust. Syahril, turut menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat serta kerja sama yang baik dari para santri selama kegiatan berlangsung.

“Kami datang dengan niat sederhana, yaitu ingin berbagi dan membantu saudara-saudara kita di Aceh. Dengan melihat langsung kondisi masyarakat di sini, kami semakin memahami bahwa dampak bencana masih dirasakan oleh banyak warga. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk solidaritas dari saudara-saudara di daerah lain,” ungkapnya.

Ia juga berharap gerakan kemanusiaan seperti ini dapat terus berlanjut dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, sehingga bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut berlangsung lancar hingga selesai. Kolaborasi antara ISTAGAL dan relawan Jogja Nyengkuyung Sumatra diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan solidaritas kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana. (*)

Redaksi

http://hababerita.com

Lihat Dunia Lebih Dekat

Related post