BEM UNCP Mendesak Rektor, Berikan Kejelasan Pembangunan 6 Sekretariat UKK

 BEM UNCP Mendesak Rektor, Berikan Kejelasan Pembangunan 6 Sekretariat UKK

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (BEM UNCP), Mahliga Nurlang. (Dok : Istimewa)

Jakarta, HabaBerita.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (BEM UNCP) mendesak Rektor kampus itu untuk segera memberikan kejelasan pembangunan 6 sekretariat Lembaga Unit Kegiatan Kampus (UKK).

Hal itu diungkapkan Ketua BEM UNCP Mahliga Nurlang melalui pers rilis, bahwasanya pada hari Jum’at 29 Juli 2022 yang lalu, sebanyak 6 sekretariat organisasi kemahasiswaan dari Fakultas Pertanian dan Sains dibongkar oleh sejumlah pimpinan Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), Sulawesi Selatan.

Pada hari yang sama, lanjut katanya, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam lembaga organisasi tersebut secara spontan melakukan aksi demonstrasi dengan membawa aspirasi seperti kejelasan pembangunan sekretariat, tempat sekretariat sementara serta copot WR1 dari jabatannya.

“Sejumlah tuntutan tersebut lahir sebab saat pembongkaran berlangsung tak ada kejelasan tentang pembangunan dan sekretariat sementara yang di berikan kepada ketua-ketua lembaga yang bersangkutan,” katanya Sabtu (06/08/2022).

Kemudian tambah Mahliga, kekecewaan juga lahir dari mahasiswa sebab Wakil Rektor 1 Bidang Akademik telah melakukan upaya pembungkaman dengan mengancam pencabutan beasiswa bagi mahasiswa yang menghalangi pembongkaran tersebut.

Lanjut Mahliga Nurlang sebagai Ketua BEM UNCP, aksi demonstrasi kemudian berlanjut pada hari Senin tanggal 1 Agustus 2022 dengan kembali menagih janji dari pimpinan tentang kejelasan aspirasi pada demonstrasi sebelumnya namun tak menemukan hasil.

Menanggapi hal itu, pihaknya sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh pimpinan Universitas terhadap kelembagaan UNCP karena sudah berjalan kurang lebih dari 2 Minggu sejak pembongkaran tersebut tak ada kejelasan tentang Upayah pembangunan sekretariat tersebut.

Menurutnya, tindakan dari pimpinan Universitas itu telah melebihi batas wajar, karena telah berbuat diskriminatif serta arogansi dalam melayani mahasiswa. Kemudian pihaknya mengecam keras tindakan dari Wakil Rektor 1 sebab telah melakukan sebuah upaya pembungkaman terhadap mahasiswa yang berlembaga dengan ancaman pencopotan beasiswa bagi menghalang-halangi aksi pembongkaran tersebut.

“Saya yang juga terlibat dalam perjuangan tersebut tidak melihat keseriusan dari pimpinan Universitas atas pembangunan sekretariat tersebut karena telah berjalan kurang lebih 2 Minggu pasca pembongkaran tak ada kejelasan atas pembangunan sekretariat sehingga BEM menilai bahwa aksi pembongkaran tersebut kami nilai ada upaya pembungkaman dan deskripsi terhadap lembaga UKK/UKM UNCP,” tandas ketua BEM.

Oleh karena itu sebagai bagian terpenting dalam kelembagaan Universitas Cokroaminoto Palopo ia mendesak Pimpinan Universitas Untuk segera memberikan kejelasan pembangunan sekretariat UKK yang ada di kampus 2.

“Berikan kejelasan sekretariat sementara bagi lembaga sepanjang pembangunan sekretariat tersebut berlangsung. Tutup Mahliga Nurlang. (MD)

Redaksi

http://hababerita.com

Lihat Dunia Lebih Dekat

Related post